My serverUntuk memahami hosting dan VPS serta dedicated server, analoginya kita anggap sebagai sebuah bangunan atau bidang tanah. Anda bisa baca apa itu hosting di web lain (blog), saya akan analogikan sederhana.

Hosting terkadang di anggap sebagai tempat menaruh web. tetapi arti hosting yang lebih detail adalah sesuatu yang lebih kepada pembatasan apa yang bisa dilakukan disana.

Hosting = Kontrakan

Hosting itu seperti kontrakan. Kamu diberi space yg terbatas, lingkup yang kurang. Tapi fasilitasnya sudah ada seperti listrik dan tempat tidur. Dalam hosting ada space, ada bandwith dan juga ada fitur-fitur seperti install automatis aplikasi (wordpress)

untuk sebuah web sedehana, memilih hosting adalah sebuah pilihan yang baik. Namun apabila kebutuhannya lebih besar dari web sederhana dimana ada fitur seperti transaksi online atau billing online yang membutuhkan transaksi (arus data) besar (baik masuk dan keluar). Pilihan hosting tidak tepat

seperti halnya kontrakan . ada pembatasan yang masuk dan keluar. juga ada pembatasan yang jelas tentang apa yang bisa kita lakukan. bahkan apabila kita bikin pesta besar di kontrakan.. sebelah kita akan terganggu.

Kesimpulan awal adalah hosting suatu service yang mana kita dibatasi secara ‘terlihat’ apa yang boleh dan tidak boleh. Tentu ini mengecewakan.. tetapi ini juga bagus apabila kita tak ingin web kita bermasalah atau dirusak. caranya adalah membatasi untuk menghindari hal yang tak di inginkan. Apalagi kita bisa memakai fitur auto-install disana.

tambahan.. beberapa service atau fitur dibagi dengan hosting/teman yang lain. jadi kalau anda pakai mysql. itu bukan mysql anda.

VPS adalah Kantor bertingkat

Analoginya ada sebuah gedung bertingkat. Tiap tingkat ada kantor yang mana tiap lantai ada sekitar 3-4 kantor. kantor ini tidak menyediakan fitur yang membantu kita sebagai orang yang mau bikin kantor! tapi kantor ini menyediakan alat yang ada seperti listrik dan instalasi internet. Kita tinggal pasang sesuai kebutuhan.

VPS juga demikian. kita diberikan alat yang minimal, untuk optimal kita harus putar otak bahkan sewa ahli. Seperti yang saya lakukan adalah sewa ahli! karena kita berhadapan dengan waktu dan uang. karena waktu=uang. semakin cepat waktu.. uang bisa keluar banyak

VPS mungkin lebih mahal tetapi pembatasannya bisa dibilang tidak kentara seperti hosting. memang bila projek kita kecil, kita ngak merasa ada pembatasan. Tapi ketika kita mendapati projek kita keluar 502! disinilah kita menyadari bahwa ada pembatasa resource… atau resource kita di ambil ama temen sebelah (kasus pesta besar anda keikut pesta padahal besok ujian)

VPS hadir sebagai console. pada beberapa pelayanan dikasi pilihan mau memakai OS apa, fiturnya apa!? sebenarnya disini kita tidak akan ada layanan lebih seperti di hosting. Namun saya rasa anda sudah mengerti sedikit

pada hosting anda bisa konek dengan enak tanpa ada batasan yang terlihat. di VPS.. batasan itu harus anda spesifikasi seperti port mysql tidak boleh dibaca dari luar!

VPS normalnya hadir seperti pc kita dengan minus keyboard. salah satu fitur yang harus anda perhatikan adalah

  • start : menyalakan / menjalankan server
  • stop : mematikan server
  • restart : restart server
  • bandwith : laporan bandwith
  • memory, Ram, dan proses : laporan proses server. perlu diperhatikan bahwa anda harus bisa analisa untuk tahu apakah anda sudah efisien / efektif

disarankan bila memakai VPS

  1. jangan sering restart
  2. bila harus restart. pastikan bikin laporan
  3. backup data
  4. bikin rencana kerusakan server yang harus anda recover
  5. jangan lupa setting harus di ingat

kesimpulan singkat tentang VPS

VPS hadir sebagai sebuah server yang kita miliki sendiri. kita bebas melakukan kegiatan di dalamnya. Namun sebenarnya kita juga ada batasan tapi tak terlihat. untuk database, anda tidak punya dan bikin disini.. anda tentukan siapa yang bisa pakai dan itu jadi database khusus anda sendiri.

saya menyebut mysql untuk kata ganti database karena kebiasaan saya saja. dibandingkan memakai nama ‘maria’ nanti tertukar dengan maria mercedes!!

DEDICATED SERVER

dalam analogi. ini adalah tanah dimana kamu bisa menaruh apapun disana. beberapa ketentuan ada untuk dedicated server karena kamu numpang naro atau kalau tidak (misal server sendiri).. pasti ada peraturan agar menghindari hal yang tak di inginkan

Saya tidak terlalu yakin bagaimana bentuk dedicated server. yang saya ingat adalah.. saya beli server (mahal) yang dipasang di pusat lalu kita konek ke server tersebut. Namun di hosting kadang tampilannya seperti VPS?? walau sejujurnya saya tidak menemukan perbedaannya.

 

kesimpulan

perbedaan antara ketiganya

  • batasan yang dimiliki
  • harga
  • resource yang dibagi dan digunakan
  • service yang didapat (hosting paling banyak)
  • space HD , Ram dan bandwith

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s